RSS

Minggu, 27 Maret 2016

Rahma & Jasman

Jodoh benar misteri Tuhan. Dia lah Maha Kuasa perancang segalanya. Membuat yg mungkin mnjadi tidk mungkin. Dan menyulap dlm sekejap, yg tdk mungkin mnjadi mungkin. Dia lah Maha Pembolak_ balik hati, membuat  yg hampir pasti mnjadi tidak pasti. Membuat yg tdk pasti mnjadi hampir pasti dan pasti.

Menyoal jodoh, yang diimpikan kadang lenyap tak berpamitan. Yang tak pernah terpkirkan, malah dialah teman bersanding di pelaminan.
 8 bulan lalu, saat kami melangsungkan pernikahan. 2 orang yg sy sebut namanya ini, boleh dibilang bgitu berjasa dalam perhelatan kami. Sang gadis, 3 bulan sebelum prnikahan sy, mnjadi teman serumah dgn keikhlasan hatinya. Meninggalkan ibu & adik2nya  mnemani saya tinggal di sebuah perumahan baru nan senyap. Dia laiknya adik, mnjadi teman berbagi banyak lara & gundah saat itu. Dewasa dalam bertutur dan bertindak. Jauh dr umur yg sebenarnya. Entah secara kbetulan, batin kami terpaut sejak perjumpaan2 kecil yg tak disangka2, hingga bisa serumah dan sepenanggungan. Dia membantu mempersiapkan banyak hal dalam prnikahan kami.Sang lelaki, mnjadi penanggungjawab seluruh dokumentasi momen sakral pernikahan saya&suami.Saya mengenalnya pertamakali di bulan ramadhan, dan trkesan dgn pribadix yg santun, ramah & penuh kekerabatan.
8 bulan lalu. Mereka yg saling tak mengenal  berjumpa prtamakalinya di antara bosara-bosara cinta di kediaman kami 😍. Lantunan Ayat Al-Quran yg dibwakan sang gadis menjelang ijab qabul ku menghujam ke sanubari terdalam sang lelaki. Itu yg kuketahui. Hingga sgala gerak gerik & laku sang gadis mnjdi intan yg tak bisa dielak kilaunya oleh sang lelaki. Saya hanya menanggapinya santai ketika usai pesta, sang lelaki berujar " Hati saya sprti kesetrum dek, dia akan saya lamar, "ujarnya. "Tapi bukankah cinta tak bs dikur dgn kata-kata manis saja kak," saya hanya menimpali demikian. Hhmm sama sekali tak terbersit bahwa inilah muasal petunjuk Allah untuk mreka. Dan yg saya ketahui, masing2 tenggelam dengan rutinitasnya. Tidak ada pertemuan berdua diantara mereka selepas pesta kami, hingga sang lelaki memberanikan dtg seorang diri, tak peduli jauhnya jarak berkendara seorang diri menyampaikan maksud hatinya yg bgitu dalam kepada ibunda sang gadis. Yah 8 bulan sejak hari itu, dari niat yg baik, dipertemukan dlm acara yg baik, & diikhtiarkan dgn bgitu baik. Begitulah Allah mengaturnya. Hari ini resmi 'Pettuada' mereka. Dan dlm hitungan kurang sebulan lagi. Hari bahagia itu akan mengukir kisah cinta mereka. Semoga semuanya dimudahkan. Dan, biarkan Allah menjaga cinta kalian.

2 komentar:

Rahmawati Aulia mengatakan...

Aamiin Ya Rabbal Alamin. 🌹❤ Terimakasih kak sudah menuliskan ini. 😘😚

Rahmawati Aulia mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Posting Komentar