RSS

Selasa, 13 Februari 2018

The Power Of Emak-emak



Fadly Zon sepertinya lupa bahwa emosionalnya seorang wanita berbeda jauh dengan pria. Wanita di satu sisi cenderung melankolis, mudah terbawa perasaan,namun di sisi lain pemberani, bak singa betina mengeluarkan taringnya jika teritorinya diusik, memancing lawan jenisnya beradu mulut dan otot jika hidup tenangnya digrasak-grusuk.
Cuitan Fadly Zon di media sosial yang menyinggung kinerja Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pujiastuti menuai murka dan skakmat dari pihak Susi. Fadly berargumen bahwa klaim keberhasilan Susi tidak bisa diukur hanya dengan melihat pengenggelaman kapal-kapal ilegal dan penambahan populasi ikan. Statement ini langsung direspon Susi, dengan gaya sarkastik balik mempertanyakan apa capaian Fadly sebagai anggota dewan terhormat. Saya yang membaca perseteruan nyeleneh mereka, tertawa geli. Susi seolah mewakili pihak wanita yang menjadi korban bullyan dengan gaya khas emak-emak.
Masih segar diingatan, murka Ibu Ani Yudoyono beberapa waktu lalu yang kerap disinggung warganet di media sosial. Ada yang mempertanyakan kamera canggih yang dipakai Ani apakah milik negara atau bukan.Juga kebiasaan anak bungsunya Ibas Yudoyono yang dalam berbagai kesempatan selalu menggunakan lengan panjang, dicurigai warganet karena menyembunyikan tatonya. Ani keluar dari sarangnya, taringnya mengaung-ngaung menerkam netizen yang dianggapnya keterlaluan memfitnahnya.

Begitulah emak-emak. Jangan coba-coba mengusiknya hanya melihat mereka adalah kaum lemah. Ingat berita-berita viral tentang emak-emak? Ada yang nekat meneberobos tol tanpa menggunakan helm. Melaju motornya di jalan raya yang sementara dicor. Ada juga seorang wanita paruh baya yang membubarkan kelompok pelajar yang sedang adu jotos dengan sapu ijuknya. Haha. Juga berita viral emak-emak yang membonceng tiga anak kecilnya ke sekolah dengan arah lalu-lintas yang berlawanan.
Wanita yang secara kodrati penuh lemah lembut. Justru sebenarnya menyimpan kekuatan besar. Jika proses melahirkan saja yang mempertaruhkan nyawa bisa dilaluinya berkali-kali, apalagi cuma gigitan ular berbisa di medsos. Masih berani menyenggolnya?😛

0 komentar:

Posting Komentar